Bukti Nyata Membangun Indonesia


Oleh: Sukma Nurrizki
        Pembangunan di Indonesia memang belum sebagus Negara maju lainnya, namun lambat laun ternyata kemajuan infrastuktur pembangunan di Indonesia sudah bisa di rasakan dampak baiknya oleh masyarakat. sebagai contoh, kita bisa melihat Pembangunan infrastruktur transportasi pedesaan untuk mendukung peningkatan aksesibilitas masyarakat desa berupa; jalan, jembatan, tambatan perahu. Pembangunan infrastruktur yang mendukung produksi pertanian; irigasi pedesaan. Dan Pembangunan infrastruktur yang mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang meliputi penyediaan air minum juga sanitasi pedesaan.

.               Indonesia terus tumbuh dan berkembang. Perkembangan tersebut menimbulkan tuntutan modernisasi pasar dan juga menuntut peningkatan kebutuhan terhadap bangunan, baik perumahan, fasilitas publik, infrastruktur dan bangunan komersial lainnya. Untuk itu diperlukan dukungan dari seluruh komponen masyarakat untuk percepatan pelaksanaan pembangunan dengan kualitas lebih baik, dengan biaya yang efisien dan ramah lingkungan serta sesuai dengan kondisi Indonesia.
Salah satu dukungan nyata itu kemudian datang dari sebuah perusahaan bangunan besar di Indonesia, PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk (INTP), produsen Semen Tiga Roda, dengan menggandeng tujuh inisiator tokoh konstruksi Indonesia untuk mendeklarasikan 11 November menjadi Hari Bangunan Indonesia. Gagasan ini pertama kali di cetuskan oleh Franciscus Welirang selaku pelaku usaha, Daniel K. Adam (Direktur Indocement) dan Hadi Irawan (CEO Frontier Consulting Group) sebagai wujud kepedulian mereka terhadap kemajuan  dunia konstruksi di Indonesia.
    Pemilihan 11 November sebagai Hari Bangunan Indonesia itu sendiri lantaran memiliki angka satu layaknya pilar penyangga kokohnya sebuah bangunan. Selain itu, peringatan tersebut juga bisa dijadikan sebagai momentum evaluasi pembangunan di Indonesia karena berada di akhir tahun. Hari bangunan nasional untuk kedepannya di harapkan bisa berperan untuk mengajak seluruh pelaku konstruksi seperti arsitek, konsultan, pengembang, kontraktor, industri bahan bangunan, akademisi, dan lainnya untuk secara bersama menjaga komitmen serta memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang standar bangunan yang berkualitas, sehat, ramah lingkungan dan mencerminkan budaya Indonesia.
    Di kutip dari Kompas.com, Jakarta 6 Februari 2016 dengan Basuki Hadimuljono (Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan RI), mengatakan, bahwa “Hari Bangunan Indonesia tersebut sudah selayaknya menjadi momentum bagi seluruh pelaku konstruksi untuk menjaga komitmen terhadap standar bangunan di Indonesia. Dan harus didukung sekuat mungkin oleh seluruh rakyat Indonesia, karena indonesia memiliki bangunan-bangunan unik dan bersejarah yang memang harus dipertahankan eksistensinya”.
Dengan dideklarasikannya 11 November sebagai Hari Bangunan Nasional, para pelaku konstruksi mulai dari tukang bangunan sampai para pelaku bisnis dapat bertanggung jawab terhadap pembangunan Indonesia dengan membuat bangunan yang green, sustain dan health menuju tahun 2020. Sebuah negeri akan maju jika masyarkatnya juga ikut membantu dalam pembangunannya, seperti kata Mahatma Gadhi “kepuasan terletak pada usaha, bukan pada hasil, berusaha dengan keras adalah kemenangan yang hakiki.” Terkadang kita hanya mengeluh soal pembangunan yang terjadi di Indonesia, namun sebenarnya kita tidak berusaha dalam membangunnya, kerja bakti yang dulu selalu ada ketika hari minggu untuk membersihkan selokan dan membenarkan jalan, seakan punah dinegeri ini. Jadi, dalam rangka Hari Bangunan Nasional ini berharap kita bisa lebih giat dalam membangun negeri kita mnejadi lebih maju.

Bukti Nyata Membangun Indonesia Bukti Nyata Membangun Indonesia Reviewed by Periscope 14 on November 11, 2016 Rating: 5

Tidak ada komentar

Post AD

home ads